Jumat, 22 Februari 2013
Sabtu, 22 Desember 2012
Hadits Shahih Bukhari
Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Shalat
Bab 1: Bagaimana Shalat Diwajibkan di Malam Isra'
Ibnu Abbas berkata, "Ketika Abu Sufyan menceritakan tentang
Heraklius kepadaku, ia berkata, 'Nabi Muhammad صلی
الله عليه وسلم
menyuruh kami mendirikan shalat, berlaku jujur, dan menjaga diri
dari segala sesuatu yang terlarang.'"[1]
Anas berkata, "Beliau menyebutkan bahwasanya di beberapa langit itu beliau bertemu dengan Adam, Idris, Musa, Isa, dan Ibrahim shalawatullahi alaihim, namun beliau tidak menetapkan bagaimana kedudukan (posisi) mereka, hanya saja beliau tidak menyebutkan bahwasanya beliau bertemu dengan Adam di langit dunia dan Ibrahim di langit keenam." Anas berkata, "Ketika Jibril عليه السلام bersama Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم melewati Idris, Idris berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan saudara laki-laki yang saleh.' Aku (Rasulullah) bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Idris.' Aku melewati Musa lalu ia berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan saudara yang saleh.' Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Musa.' Aku lalu melewati Isa dan ia berkata, 'Selamat datang saudara yang saleh dan Nabi yang saleh.' Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Isa.' Aku lalu melewati Ibrahim, lalu ia berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan anak yang saleh.' Aku bertanya,'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Ibrahim عليه السلام.'"
193 dan 194. Ibnu Syihab berkata, "Ibnu Hazm memberitahukan kepadaku bahwa Ibnu Abbas dan Abu Habbah al-Anshari berkata bahwa Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم bersabda, 'Jibril lalu membawaku naik sampai jelas bagiku Mustawa. Di sana, aku mendengar goresan pena-pena.' Ibnu Hazm dan Anas bin Malik berkata bahwa Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم bersabda, 'Allah Azza wa Jalla lalu mewajibkan atas umatku lima puluh shalat (dalam sehari semalam). Aku lalu kembali dengan membawa kewajiban itu hingga kulewati Musa, kemudian ia (Musa) berkata kepadaku, 'Apa yang diwajibkan Allah atas umatmu?' Aku menjawab, 'Dia mewajibkan lima puluh kali shalat (dalam sehari semalam).' Musa berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena umatmu tidak kuat atas yang demikian itu.' Allah lalu memberi dispensasi (keringanan) kepadaku (dalam satu riwayat: Maka aku kembali dan mengajukan usulan kepada Tuhanku), lalu Tuhan membebaskan separonya. 'Aku lalu kembali kepada Musa dan aku katakan, 'Tuhan telah membebaskan separonya.' Musa berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena sesungguhnya umatmu tidak kuat atas yang demikian itu. 'Aku kembali kepada Tuhanku lagi, lalu Dia membebaskan separonya lagi. Aku lalu kembali kepada Musa, kemudian ia berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena umatmu tidak kuat atas yang demikian itu.' Aku kembali kepada Tuhan, kemudian Dia berfirman, 'Shalat itu lima (waktu) dan lima itu (nilainya) sama dengan lima puluh (kali), tidak ada firman yang diganti di hadapan Ku.' Aku lalu kembali kepada Musa, lalu ia berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu.' Aku jawab, '(Sungguh) aku malu kepada Tuhanku.' Jibril lalu pergi bersamaku sampai ke Sidratul Muntaha dan Sidratul Muntaha itu tertutup oleh warna-warna yang aku tidak mengetahui apakah itu sebenarnya? Aku lalu dimasukkan ke surga. Tiba-tiba di sana ada kail dari mutiara dan debunya adalah kasturi.'"
195. Aisyah رضي الله عنها berkata, "Allah Ta'ala memfardhukan shalat ketika difardhukan-Nya dua rakaat-dua rakaat, baik di rumah maupun dalam perjalanan. Selanjutnya, dua rakaat itu ditetapkan shalat dalam perjalanan dan shalat di rumah ditambah lagi (rakaatnya)." (Dalam satu riwayat: Kemudian Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم hijrah, lalu difardhukan shalat itu menjadi empat rakaat dan dibiarkan shalat dalam bepergian sebagaimana semula, 4/267).
192. Anas bin Malik رضي الله عنه
berkata, "Abu Dzarr رضي الله عنه
menceritakan bahwasanya Nabi Muhammad صلی
الله عليه وسلم
bersabda, 'Dibukalah atap rumahku dan aku berada di Mekah.
Turunlah Jibril عليه السلام
dan mengoperasi dadaku, kemudian dicucinya dengan air zamzam. Ia
lalu membawa mangkok besar dari emas, penuh dengan hikmah dan
keimanan, lalu ditumpahkan ke dalam dadaku, kemudian
dikatupkannya. Ia memegang tanganku dan membawaku ke langit dunia.
Ketika aku tiba di langit dunia, berkatalah Jibril kepada penjaga
langit, 'Bukalah.' Penjaga langit itu bertanya, 'Siapakah ini?' Ia
(jibril) menjawab, '[Ini, 4/106] Jibril.' Penjaga langit itu
bertanya, 'Apakah Anda bersama seseorang?' Ia menjawab, 'Ya, aku
bersama Muhammad صلی الله عليه وسلم'
Penjaga langit itu bertanya, 'Apakah dia diutus?' Ia menjawab,
'Ya.' Ketika penjaga langit itu membuka, kami menaiki langit
dunia. Tiba tiba ada seorang laki-laki duduk di sebelah kanannya
ada hitam-hitam (banyak orang) dan disebelah kirinya ada
hitam-hitam (banyak orang). Apabila ia memandang ke kanan, ia
tertawa, dan apabila ia berpaling ke kiri, ia menangis, lalu ia
berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan anak laki-laki yang
saleh.' Aku bertanya kepada Jibril, 'Siapakah orang ini?' Ia
menjawab, 'Ini adalah Adam dan hitam-hitam yang di kanan dan
kirinya adalah adalah jiwa anak cucunya. Yang di sebelah kanan
dari mereka itu adalah penghuni surga dan hitam-hitam yang di
sebelah kainya adalah penghuni neraka.' Apabila ia berpaling ke
sebelah kanannya, ia tertawa, dan apabila ia melihat ke sebelah
kirinya, ia menangis, sampai Jibril menaikkan aku ke langit yang
ke dua, lalu dia berkata kepada penjaganya, 'Bukalah.' Berkatalah
penjaga itu kepadanya seperti apa yang dikatakan oleh penjaga
pertama, lalu penjaga itu membukakannya."
Anas berkata, "Beliau menyebutkan bahwasanya di beberapa langit itu beliau bertemu dengan Adam, Idris, Musa, Isa, dan Ibrahim shalawatullahi alaihim, namun beliau tidak menetapkan bagaimana kedudukan (posisi) mereka, hanya saja beliau tidak menyebutkan bahwasanya beliau bertemu dengan Adam di langit dunia dan Ibrahim di langit keenam." Anas berkata, "Ketika Jibril عليه السلام bersama Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم melewati Idris, Idris berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan saudara laki-laki yang saleh.' Aku (Rasulullah) bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Idris.' Aku melewati Musa lalu ia berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan saudara yang saleh.' Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Musa.' Aku lalu melewati Isa dan ia berkata, 'Selamat datang saudara yang saleh dan Nabi yang saleh.' Aku bertanya, 'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Isa.' Aku lalu melewati Ibrahim, lalu ia berkata, 'Selamat datang Nabi yang saleh dan anak yang saleh.' Aku bertanya,'Siapakah ini?' Jibril menjawab, 'Ini adalah Ibrahim عليه السلام.'"
193 dan 194. Ibnu Syihab berkata, "Ibnu Hazm memberitahukan kepadaku bahwa Ibnu Abbas dan Abu Habbah al-Anshari berkata bahwa Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم bersabda, 'Jibril lalu membawaku naik sampai jelas bagiku Mustawa. Di sana, aku mendengar goresan pena-pena.' Ibnu Hazm dan Anas bin Malik berkata bahwa Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم bersabda, 'Allah Azza wa Jalla lalu mewajibkan atas umatku lima puluh shalat (dalam sehari semalam). Aku lalu kembali dengan membawa kewajiban itu hingga kulewati Musa, kemudian ia (Musa) berkata kepadaku, 'Apa yang diwajibkan Allah atas umatmu?' Aku menjawab, 'Dia mewajibkan lima puluh kali shalat (dalam sehari semalam).' Musa berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena umatmu tidak kuat atas yang demikian itu.' Allah lalu memberi dispensasi (keringanan) kepadaku (dalam satu riwayat: Maka aku kembali dan mengajukan usulan kepada Tuhanku), lalu Tuhan membebaskan separonya. 'Aku lalu kembali kepada Musa dan aku katakan, 'Tuhan telah membebaskan separonya.' Musa berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena sesungguhnya umatmu tidak kuat atas yang demikian itu. 'Aku kembali kepada Tuhanku lagi, lalu Dia membebaskan separonya lagi. Aku lalu kembali kepada Musa, kemudian ia berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu karena umatmu tidak kuat atas yang demikian itu.' Aku kembali kepada Tuhan, kemudian Dia berfirman, 'Shalat itu lima (waktu) dan lima itu (nilainya) sama dengan lima puluh (kali), tidak ada firman yang diganti di hadapan Ku.' Aku lalu kembali kepada Musa, lalu ia berkata, 'Kembalilah kepada Tuhanmu.' Aku jawab, '(Sungguh) aku malu kepada Tuhanku.' Jibril lalu pergi bersamaku sampai ke Sidratul Muntaha dan Sidratul Muntaha itu tertutup oleh warna-warna yang aku tidak mengetahui apakah itu sebenarnya? Aku lalu dimasukkan ke surga. Tiba-tiba di sana ada kail dari mutiara dan debunya adalah kasturi.'"
195. Aisyah رضي الله عنها berkata, "Allah Ta'ala memfardhukan shalat ketika difardhukan-Nya dua rakaat-dua rakaat, baik di rumah maupun dalam perjalanan. Selanjutnya, dua rakaat itu ditetapkan shalat dalam perjalanan dan shalat di rumah ditambah lagi (rakaatnya)." (Dalam satu riwayat: Kemudian Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم hijrah, lalu difardhukan shalat itu menjadi empat rakaat dan dibiarkan shalat dalam bepergian sebagaimana semula, 4/267).
Jumat, 21 Desember 2012
Jasa Jadi pacar boongan hahahahahaha kaya film aja
yoi sob semua saya sebenarnya sih bisa menawarkan jasa apa saja yang penting bisa bantu hal layak semua sob
Hub 08989307714
Rabu, 19 Desember 2012
Cara Mudah Mendapatkan Uang dari Blog Bahasa Indonesia
Cara Mudah Mendapatkan Uang dari Blog Bahasa Indonesia
1. Tampilkan iklan PPC
Cara termudah untuk mendapatkan uang adalah menampilkan iklan Pay Per Click (PPC). Anda akan dibayar untuk setiap klik yang dibuat. Meskipun anda hanya dapat memasang PPC lokal indonesia seperti klik kumpulblogger, anda dapat memperoleh hasil yang lumayan. Umumnya sebuah klik dihargai 100 – 300, dan jika ada 100 klik dari pengunjung anda dalam sehari, setidaknya penghasilan anda 10.000 – 30.000 rupiah sehari dan atau sekitar 300 – 900 ribu sebulan. lumayanlah untuk satu blog.Terima basmi Virus, instal dan servis komputer dan laptop khusus daerah bandung murah dan cepat !!! hubungi : 08989307714
Selasa, 18 Desember 2012
Generasi Revolusioner
Assalamu'alaikum wr wb
Soldier Of Allah
Kita sebagai seorang hamba patut dan berhak membela Agama kita terutama Islam saat ini mengalami perpecahan dan kelemahaan kita sebagai GENERASI SEVOLUSIONER harus bisa menyatukan dan menjadi pemimpin menjadikan Islam berjaya kembali .
saat ini para generasi kita tidak sedikit terjerumus pada bujuk rayu setan dan nafsu. apakah hanya begini saja?
tentunya kita ingin menjadikannya menjadi baik bahkan apabila saudara seagama kita diperangi kita juga harus membatu mereka menyelamatkan dan memenangkan pertempuran itu .
kita tidak bermodal otot saja, kita punya otak dan akal menggunakan strategi
bagaimana caranya bisa menag .
saudaraku maukah kau bergabung dan berjuang untuk menjadi generasi revolusioner dan berjuang denganku?
kita ini depengaruhi dan diperangi dengan Nuzul fikri (perang pemikiran) dipengaruhi dengan tayangan dan pengliahatan yang negatif di sekitar kita, sadarkah kalian ?
selama ini kita dilemahkan dengan berlahan2 dengan gaya dan mode2 yang datang dari luar
sebenarnya ada satuhal yang bisa membuatkita keluar dari Nuzul fikri yaitu dengan cara kembali membuka dan membaca setiap ayat Al-Qur'an, Hadis, dan As Sunnah serta arti2nya
ketika kita ilmu kita liar tentu kita bisa membedakan apa yang hak dan yang batil
karena saat ini semua faktor negatif itu merujuk pada menyemukan, mensamarkan antara hak dan yang batil dicampuradukan sehingga kita yang masih kurang ilmunya tersesat pada jalan yang salah
belajarlah pada Ulama pada ahli fikih karena mereka bener2 pemimpin ketika Rosulullah tidak ada
Nabi kita Muhammad saw dan kita mengidolakannya kita merindukannya dan mencintai Allah swt dan sesungguhnya akan ada pemimpin yang kan meneruskan perjuangan Rosulullah.
apakah kita bisa ?
Ya kita bisa
tentunya satu diantara kita para muslimin akan menjadi khalifah dan meneruskan perjuangan Rosulullah
Ayo Generasi Revolusioner bukatikanlah bahwa kita bisa
Soldier Of Allah
Kita sebagai seorang hamba patut dan berhak membela Agama kita terutama Islam saat ini mengalami perpecahan dan kelemahaan kita sebagai GENERASI SEVOLUSIONER harus bisa menyatukan dan menjadi pemimpin menjadikan Islam berjaya kembali .
saat ini para generasi kita tidak sedikit terjerumus pada bujuk rayu setan dan nafsu. apakah hanya begini saja?
tentunya kita ingin menjadikannya menjadi baik bahkan apabila saudara seagama kita diperangi kita juga harus membatu mereka menyelamatkan dan memenangkan pertempuran itu .
kita tidak bermodal otot saja, kita punya otak dan akal menggunakan strategi
bagaimana caranya bisa menag .
saudaraku maukah kau bergabung dan berjuang untuk menjadi generasi revolusioner dan berjuang denganku?
kita ini depengaruhi dan diperangi dengan Nuzul fikri (perang pemikiran) dipengaruhi dengan tayangan dan pengliahatan yang negatif di sekitar kita, sadarkah kalian ?
selama ini kita dilemahkan dengan berlahan2 dengan gaya dan mode2 yang datang dari luar
sebenarnya ada satuhal yang bisa membuatkita keluar dari Nuzul fikri yaitu dengan cara kembali membuka dan membaca setiap ayat Al-Qur'an, Hadis, dan As Sunnah serta arti2nya
ketika kita ilmu kita liar tentu kita bisa membedakan apa yang hak dan yang batil
karena saat ini semua faktor negatif itu merujuk pada menyemukan, mensamarkan antara hak dan yang batil dicampuradukan sehingga kita yang masih kurang ilmunya tersesat pada jalan yang salah
belajarlah pada Ulama pada ahli fikih karena mereka bener2 pemimpin ketika Rosulullah tidak ada
Nabi kita Muhammad saw dan kita mengidolakannya kita merindukannya dan mencintai Allah swt dan sesungguhnya akan ada pemimpin yang kan meneruskan perjuangan Rosulullah.
apakah kita bisa ?
Ya kita bisa
tentunya satu diantara kita para muslimin akan menjadi khalifah dan meneruskan perjuangan Rosulullah
Ayo Generasi Revolusioner bukatikanlah bahwa kita bisa
Selasa, 11 Desember 2012
JASA PEMBUAT LOGO BAND DAN DISTRO BERIKUT GAMBAR SABLON, MEMBUAT DESAIN GAMBAR COVER ALBUM
JASA PEMBUAT LOGO BAND DAN DISTRO BERIKUT GAMBAR SABLON, MEMBUAT DESAIN GAMBAR COVER ALBUM
CEPAT, DAN MEMUASKAN HUB : 08989307714
Terima basmi Virus, mengambil kembali file yang terhapus, instal dan servis komputer dan laptop khusus daerah bandung murah dan cepat !!! hubungi :08989307714
CEPAT, DAN MEMUASKAN HUB : 08989307714
Shahih Bukhari
-Imam Bukhari-
Kitab Haid
Bab 12: Menggunakan Wangi-Wangian Bagi Perempuan Ketika Mandi
dari Haid
176. Ummu Athiyyah رضي الله عنها
(dan dari jalan Muhammad bin Sirin, berkata, "Anak laki-laki Ummu
Athiyyah رضي الله عنها
meninggal dunia. Pada hari yang ketiga, dia meminta zat pewarna
kuning untuk mengusap wajahnya, dan, 2/78) ia berkata, 'Kami dilarang[12]
(dalam satu riwayat: Nabi Muhammad صلی الله
عليه وسلم
melarang, 6/187) berkabung (dalam satu riwayat: tidak halal bagi
perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung) pada
mayit lebih dari tiga hari kecuali atas suami, yaitu selama 4 bulan
10 hari dengan tidak bercelak, tidak berharum-haruman (dalam satu
riwayat: tidak mengenakan harum-haruman kecuali baru suci dari
haid), dan tidak boleh mengenakan pakaian yang dicelup kecuali kain
dingin (buatan Yaman). Kami pun telah diberi kemurahan ketika suci,
apabila salah seorang di antara kami mandi dari haidnya dengan
setetes minyak harum. Kami pun dilarang mengiringkan jenazah [tetapi
larangan ini tidak keras].'"
[Abu Abdullah berkata, "lafal al-qusth dan al-kust itu semacam lafal kaafuur dan qaafuuy, sedang nubdzah berarti qith'ah 'sepotong'." 6/186]
[Abu Abdullah berkata, "lafal al-qusth dan al-kust itu semacam lafal kaafuur dan qaafuuy, sedang nubdzah berarti qith'ah 'sepotong'." 6/186]
Terima basmi Virus, mengambil kembali file yang terhapus, instal dan servis komputer dan laptop khusus daerah bandung murah dan cepat !!! hubungi :08989307714
Kamis, 06 Desember 2012
Tukang instal laptop, komputer, jelybean
Terima basmi Virus, instal dan servis komputer dan laptop khusus daerah bandung murah dan cepat !!! hubungi :08989307714
Langganan:
Postingan (Atom)





